DAMPAK POLUSI UDARA PARTIKULAT HALUS TERHADAP PENINGKATAN INSIDENSI PENYAKIT KARDIOVASKULAR

Authors

  • Desi Asnawi Author

Keywords:

Partikulat Halus, PM2.5, Penyakit Kardiovaskular, Aterosklerosis, Stres Oksidatif

Abstract

Polusi udara telah menjadi salah satu ancaman kesehatan masyarakat terbesar di abad ke-21, dengan partikulat halus atau PM2.5 diakui sebagai polutan yang paling merugikan bagi sistem kardiovaskular. Artikel ini menyajikan kajian literatur yang komprehensif mengenai mekanisme patofisiologis yang menghubungkan paparan PM2.5 secara kronis maupun akut dengan peningkatan insidensi penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan stroke di kawasan urban. Melalui tinjauan terhadap berbagai studi epidemiologis dan eksperimental terkini, ditemukan bahwa partikel berukuran kurang dari 2,5 mikrometer ini mampu menembus sawar alveolar-kapiler, memicu stres oksidatif sistemik, disfungsi endotel, dan kaskade inflamasi yang mempercepat proses aterosklerosis. Selain itu, paparan PM2.5 juga memicu ketidakseimbangan sistem saraf otonom yang dapat menyebabkan aritmia fatal. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan perlunya intervensi kebijakan lingkungan yang agresif serta strategi mitigasi klinis untuk melindungi populasi rentan di daerah dengan tingkat polusi tinggi.

References

Published

2026-03-10

Issue

Section

Articles

How to Cite

DAMPAK POLUSI UDARA PARTIKULAT HALUS TERHADAP PENINGKATAN INSIDENSI PENYAKIT KARDIOVASKULAR. (2026). Jurnal Ilmu Kesehatan, Farmasi Dan Operasi, 1(1). https://ddsin.id/index.php/jikfo/article/view/18

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.