ANALISIS EFEKTIVITAS BIOREMEDIASI LAHAN PASCATAMBANG BATU BARA MENGGUNAKAN KONSORSIUM MIKROBA LOKAL DI PT. BXY
Main Article Content
Abstract
Kegiatan pertambangan batu bara secara inheren meninggalkan lahan yang terdegradasi secara fisik, kimiawi, dan biologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas bioremediasi lahan pascatambang batu bara menggunakan konsorsium mikroba lokal yang meliputi bakteri penambat nitrogen, fungi mikoriza arbuskular, dan mikroba pelarut fosfat. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan eksperimental lapangan di area reklamasi PT. BXY, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, dengan pengujian sifat fisik-kimiawi dan biologis tanah sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biostimulan berbasis mikroba lokal secara signifikan meningkatkan nilai pH tanah dari rata-rata 5,5 menjadi 7,0 serta meningkatkan kandungan bahan organik dan populasi mikroorganisme tanah. Pertumbuhan tanaman revegetasi seperti sengon (Paraserianthes falcataria) dan trembesi (Samanea saman) menunjukkan respons positif yang lebih unggul dibandingkan metode konvensional. Secara ekonomis, penggunaan metode biostimulasi terbukti lebih efisien 25% atau setara Rp 49.053.457/Ha dibandingkan metode reklamasi konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsorsium mikroba lokal merupakan solusi bioremediasi yang efektif, berkelanjutan, dan ekonomis untuk pemulihan lahan pascatambang batu bara di Indonesia.
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.