ANALISIS EFEKTIVITAS FITOREMEDIASI TAILING TAMBANG EMAS MENGGUNAKAN TANAMAN LOKAL DI PT. XXQ

Isi Artikel Utama

Fikri Ardiyansyah

Abstrak

Kegiatan pertambangan emas secara inheren menyebabkan perubahan bentang alam yang drastis dan degradasi kualitas media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas reklamasi lahan pascatambang di PT. ABC dengan fokus pada kendala fisik-kimiawi tanah dan keberhasilan revegetasi. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan observasi lapangan dan uji laboratorium terhadap sampel tanah di Blok G dan Blok H, serta evaluasi pertumbuhan vegetasi menggunakan sampling plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemadatan tanah akibat mobilisasi alat berat secara signifikan meningkatkan resistensi penetrasi akar, yang memicu fenomena tanaman kerdil (stunting). Secara kimiawi, media tanam berada dalam kategori sangat masam dengan nilai pH berkisar antara 3,6 hingga 4,3 akibat oksidasi mineral pirit yang menghasilkan air asam tambang. Meskipun upaya netralisasi melalui pengapuran telah dilakukan, pengaruhnya bersifat superfisial dan tidak menjangkau zona perakaran secara optimal. Evaluasi vegetasi menunjukkan variasi tingkat kelangsungan hidup antar blok, di mana blok dengan manajemen topsoil yang lebih baik menunjukkan performa pertumbuhan yang lebih stabil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan strategi integratif yang mencakup penggaruan lahan (ripping) untuk memperbaiki struktur fisik dan aplikasi amandemen organik yang lebih mendalam untuk mengatasi toksisitas kimiawi guna menjamin keberlanjutan ekosistem pascatambang

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Cara Mengutip

ANALISIS EFEKTIVITAS FITOREMEDIASI TAILING TAMBANG EMAS MENGGUNAKAN TANAMAN LOKAL DI PT. XXQ. (2026). Jurnal Ilmu Teknik Dan Teknik Terapan, 1(1). https://ddsin.id/index.php/jit/article/view/7

Referensi

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.